Showing posts with label curhat. Show all posts
Showing posts with label curhat. Show all posts

Tuesday, December 29, 2009

hati


untuk sebuah hati yang sedih
Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu (Adam) dan anak hamba perempuan-Mu (Hawa). Ubun-ubunku di tangan-Mu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadha-Mu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepada-Mu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diri-Mu, yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, hendaknya Engkau jadikan Al Qur’an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.”
by-imam ahmad







Saturday, September 12, 2009

PROSES KEMBALI KE KOREA / REKOM


Bagi saudara-saudara TKI yang ingin kembali kerja ke negara korea selatan setelah masa kontrak kerja habis 3 tahun, ada beberapa hal yang harus dilengkapi.

Karena memang birokrasi diindonesia yang kurang mempermudah warga negaranya untuk berusaha atau bekerja seperti negara-negara lain.


yang harus dipersiapkan sebelum datang ke kedutaan korea selatan di indoesia

1.akte keluarga (KK)

2.kartu tanda penduduk (KTP)

3.Semua ijazah pendidikan dari sekolah dasar hingga pendidikan terakhir yang digunakan sewaktu mendaftarkan diri sebagai calon tenaga kerja indonesia


Dan perlu diperhatikan jika dalam ijazah dari sekolah dasar hingga pendidikan terakhir ada HURUF taupun ANGKA yang tidak sama,mintalah ke setiap sekolahan untuk membuatkan SURAT KETERANGAN bahwa saudara benar-benar siswa lulusan sekolah yang bersangkutan.

Harus ada tanda tangan kepala sekolah .

Sertakan pula MATERAI disurat pernyataan tersebut dan jangan lupa di LAMINATING untuk lebih baiknya,supaya tidak dianggap surat yang kurang berharga


4.Raport dari pendidikan pertama hingga pendidikan terakhir

ceklah isi raport dengan teliti dan jika ada raport yang kurang lengkap atau hilang,mintalah salinan transkrip nilai raport ke sekolah yang bersangkutan.karena saya yakin pasti masih ada.

5.Bagi yang sudah menikah sertakan pula akte nikah

karena surat nikah itu penting sekali

bahkan jika saudara sudah memiliki putra ataupun putri bawalah AKTE KELAHIRAN ANAK.

6.Jangan lupa bawalah pasport dan selembaran kertas/fax yang diberikan pihak tempat saudara bekerja.

7.Jika saudara ingin praktis ada orang yang mengambilkan pasport dan visa anda di kedutaan korea selatan setelah anda mengajukan surat rekom tersebut lewatlah HRD.Ini PENTING bagi saudara yang was was ataupun kurang optimis bisa kembali menjeput rizki di korea selatan.


Tapi perlu diperhatikan bagi anda yang memakai ijazah ataupun dokumen milik orang lain,karena jika anda lewat HRD,maka anda harus ke BNP2TKI untuk memperoleh kartu bebas fiskal dan diambil SIDIK JARINYA 3KALI. Tentunya ini beresiko,karena semua dokumen anda jika ingin bekerja ataupun pergi ke negara lain anda harus menggunakan Nama yang dipakai tersebut.

Jika anda tidak bersedia nama tersebut selamanya menjadi nama anda jika pergi kenegara lain,maka sebaiknya jangan melalui HRD.


Jika anda tidak mempunyai syarat-syarat tersebut temuilah orang yang dokumennya anda pakai berkatalah jujur,tentang masalah yang anda hadapi. berikanlah motor baru ataupun uang jika tidak mau tanyalah apa keinginanya yang kira-kira bisa anda berikan. karena dalam hukum alam yang ada itu Memberi Dulu Baru Menerima, Dan saya percaya itu. Lalu pinjamlah semua Dokumen,ijazah dan semua syarat yang dibutuhkan tersebut.


Jangan lupa berbicaralah yang "tegas dan jelas"di depan para pegawai kedutaan korea selatan di indonesia.karena jika anda tidak tegas mereka pasti ragu-ragu.


Dan jika anda tidak bisa memperoleh surat-surat yang diperlukan tersebut datanglah ke kedutaan korea selatan dan jalan-jalanlah dihalaman depan kedutaan korea selatan tanyakan pada orang orang sesama TKI ataupun orang yang kelihatannya bukan pegawai kedutaan tersebut,kira-kira siapa orang yang bisa melancarkan anda bisa ke korea selatan lagi.jika beberapa hari kerja anda tidak menemui tanyalah hal tersebut kepada satpam kedutaan ataupu pemilik kantin di kedutaan,kemungkinan orang-orang ini paham.


Karena dari pengalaman saya sewaktu di dalam kedutaan korea selatan di indonesia ada orang yang tiba-tiba masuk mengambil nomor urut tidak seperti kita-kita yang harus langsung duduk dan antri. Orang tersebut langsung maju dan mengatakan ke pegawai.....ini rombongan.... Nah loooo.


Dan saya pernah dengar ada orang yang bekerja di pt.amri yang bisa membantu anda yang tidak memiliki dokumen lengkap namanya pak pri,ndak tau lengkapnya.dan orang tersebut minta bayaran kira-kira 10 juta rupiah.


semoga artikel ini bermanfaat,niat saya hanya ingin membantu saudara semata agar tidak menambah jumlah pengangguran diindonesia


jika anda gagal dan masih ingin sekali pergi ke korea selatan saya punya ide tapi saya belum pernah praktekkan. tapi sepertinya bisa digunakan. Karena susahnya warga negara indonesia masuk LANGSUNG ke korea selatan walaupun sebagai turis, Pergilah anda ke malaysia baru setelah beberapa bulan masuklah ke korea selatan sebagai turis .dan harus ada saudara ataupun orang yang ingin anda tuju di korea selatan. baru setelah itu cari kerja di korea selatan.


apa masih ada yang bisa anda/saudara tambahkan


terima kasih


salam: chaerul amin

Friday, June 12, 2009

BERIKAN WAKTU UNTUK KELUARGA ANDA



sesibuk apapun anda berusaha,bekerja atupun berbisnis jangan pernah berikan waktu sisa untuk keluarga anda.
ada sebuah cerita menarik yang telah dialami oleh seorang kepala cabang sebuah perusahaan
ambilah hikmahnya semoga bermanfaat

Membeli kebahagiaan dengan “segepok uang”, cukupkah ????

Gaji Papa Berapa?
Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta
terkemuka di Jakarta , tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak
seperti biasanya, Sarah, putri pertamanya yang baru duduk di kelas tiga
SD membukakan pintu untuknya.
Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.
“Kok, belum tidur ?” sapa Andrew sambil mencium anaknya.
Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga
ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.
Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga,
Sarah menjawab, “Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih
gaji Papa ?”
“Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?”
“Ah, enggak. Pengen tahu aja” ucap Sarah singkat.
“Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam
dan dibayar Rp. 400.000,-.
Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja.
Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Papa masih lembur.
Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo ?”
Sarah berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar,
sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi.
Ketika Andrew beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Sarah
berlari mengikutinya.
“Kalo satu hari Papa dibayar Rp. 400.000,-untuk 10 jam, berarti satu jam
Papa digaji Rp. 40.000,- dong” katanya.
“Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur” perintah Andrew.
Tetapi Sarah tidak beranjak.
Sambil menyaksikan Papanya berganti pakaian,Sarah kembali bertanya,
“Papa, aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak ?”
“Sudah, nggak usah macam-macam lagi.
Buat apa minta uang malam-malam begini ? Papa capek.
Dan mau mandi dulu. Tidurlah”.
“Tapi Papa…”
Kesabaran Andrew pun habis.
“Papa bilang tidur !” hardiknya mengejutkan Sarah.
Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.
Usai mandi, Andrew nampak menyesali hardiknya.

Ia pun menengok Sarah di kamar tidurnya.
Anak kesayangannya itu belum tidur.
Sarah didapati sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp.
15.000,- di tangannya.
Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu,
Andrew berkata, “Maafkan Papa, Nak, Papa sayang sama Sarah..
Tapi buat apa sih minta uang malam-malam begini ?
Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. ”
Jangankan Rp.5.000,- lebih dari itu pun Papa kasih” jawab Andrew
“Papa, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam.
Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama
minggu ini”.
“lya, iya, tapi buat apa ?” tanya Andrew lembut.
“Aku menunggu Papa dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga. Tiga
puluh menit aja.
Mama sering bilang kalo waktu Papa itu sangat berharga. Jadi, aku mau
ganti waktu Papa.
Aku buka tabunganku, hanya ada Rp.15.000,- tapi..
karena Papa bilang satu jam Papa dibayar Rp. 40.000,-
maka setengah jam aku harus ganti Rp. 20.000,-.
Tapi duit tabunganku kurang Rp.5.000,
makanya aku mau pinjam dari Papa” kata Sarah polos.
Andrew pun terdiam. ia kehilangan kata-kata.
Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan perasaan haru.
Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini,

tidak cukup untuk “membeli” kebahagiaan anaknya.

Ingatlah
“Bagi dunia anda hanya seseorang, tapi bagi seseorang anda adalah
dunianya”

salam:

chaerulamin

Tuesday, April 14, 2009

MALAM PERTAMA


Sebuah renungan tentang suatu keniscayaan yang kelak akan kita hadapi
Apa kabar sahabatku…??Lama nian kita tak jumpa dan tak bertegur sapa.Saya yakin bukan karena kebencian diantara kita.Sayapun yakin bukan karena apa - apa…Tapi rutinitas kesibukan yang tlah menjebak kita.
Satu hal sebagai bahan renungan kita…Tuk merenungkan indahnya malam pertama.Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata.Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam dan Hawa.
Justru malam pertama perkawinan kita dengan SANG MAUUUT..Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu…mempelai sangat dimanjakan.Mandipun…harus dimandikan Seluruh badan kita terbuka….
Tak ada sehelai benangpun menutupinya..Tak ada sedikitpun rasa malu…Seluruh badan digosok dan dibersihkan.Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan.Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih…Itulah sosok kita….Itulah jasad kita waktu itu
Setelah dimandikan…,Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih.Kain itu …jarang orang memakainya..Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan.Wewangian ditaburkan ke baju kita…Bagian kepala..,badan…, dan kaki diikatkan.Tataplah….tataplah…itulah wajah kita...Keranda pelaminan…langsung disiapkan.Pengantin bersanding sendirian…
Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga.Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul kita.Diiringi langkah gontai seluruh keluarga.Serta rasa haru para handai taulan.Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah kudus.Akad nikahnya bacaan talkin…Berwalikan liang lahat..Saksi - saksinya nisan-nisan..yang tlah tiba duluan.Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduandan akhirnya…..Tiba masa pengantin..Menunggu dan ditinggal sendirian…Tuk mempertanggung jawabkan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..Ditemani rayap - rayap dan cacing tanah.Di kamar bertilamkan tanah..Dan ketika 7 langkah tlah pergi….Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat…Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur…Ataukah kita kan memperoleh Siksa Kubur…..Kita tak tahu…dan tak seorangpun yang tahu….Tapi anehnya kita tak pernah galau ketakutan….Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima.Kita sungkan sekali meneteskan air mata…Seolah barang berharga yang sangat mahal…
Dan Dia Kekasih itu..Menetapkanmu ke syurga..Atau melemparkan dirimu ke neraka..Tentunya kita berharap menjadi ahli syurga…Tapi….tapi ….sudah pantaskah sikap kita selama ini…Untuk disebut sebagai ahli syurga ?????????
Sahabat…mohon maaf…jika malam itu aku tak menemanimu.Bukan aku tak setia…Bukan aku berkhianat….Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan.Tapi percayalah…aku pasti kan mendo’akanmu…Karena …aku sungguh menyayangimu…Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau duga.Aku berdo’a…semoga kau jadi ahli syurga. Amien
Sahabat….., jika ini adalah bacaan terakhirmu.Jika ini adalah renungan peringatan dari Kekasihmu .Ambillah hikmahnya…..Tapi jika ini adalah salahku…maafkan aku….Terlebih jika aku harus mendahuluimu….Ikhlaskan dan maafkan seluruh khilafku Yang pasti pernah menyakiti atau mengecewakanmu…..Jika tulisan ini ada manfaatnya….simpanlah sebagai renungan…Siapa tahu …suatu saat engkau ingat padaku Jikalau…aku tlah di alam lain….Satu pintaku padamu…Tolong do’akan aku….
Hidup di dunia ini hanyalah sementara. Siapkah kita dengan bekal yang akan kita bawa menuju alam akhirat seandainya esok hari kita ditakdirkan untuk tidak melihat sang mentari kembali.
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh,(QS. An-Nisaa : 78)
Kita mesti bersyukur bahwa kita masih diberi waktu entah sampai kapan tak ada yang bakal dapat menghitung hanya atas kasihnya, hanya atas kehendaknya kita masih bertemu matahari. Yang terbaik hanyalah SEGERALAH BERSUJUD, SELAGI KITA MASIH DIBERI WAKTU….
ini saya ambil dari tulisannya pak arif silahkan kita renungkan baik-baik.sebenarnya sih buat ingetin diri sendiri.tapi barangkali biar ga lupa dan ada orang yang jadi sadar dengan perantara tulisan ini kan baik
wassalam

Sunday, January 11, 2009

NASIHAT BAPAK SAYA TENTANG AMAL YANG TERTINGGI DIDUNIA INI


Lama tidak menelpon bapak rasanya begitu kangen.karena saya berada jauh di negri orang. Dan hari ini saya baru saja mendapatkan sebuah nasihat dari bapak saya yang begitu saya cintai dan saya sayangi.
Beliau memberikan sebuah nasihat tentang amal yang tertinggi di kehidupan dunia ini.

Anakku amal tertinggi didunia ini adalah mendirikan "IBADAH SHOLAT", karena sebesar apapun amal seseorang didunia ini jika dia tidak mau mendirikan sholat adalah sia-sia amalnya.

Sholat adalah fondasi dari semua ilmu dan amal kita,lalu untuk mempertebal keimanan dan menambah ilmu ialah mengaji.

Ibadah sholat diibaratkan seperti kita sekolah kelas 1 (satu) sekolah dasar(SD).
Di waktu sekolah kelas satu kita diajarkan membaca dan mengenal huruf yang seumur hidup kita akan kita pergunakan untuk menunjang dan memperlancar segala yang berhubungn dengan hidup kita.
Kita bisa mengetahui dan mengerti berbagai hal didunia ini dengan jelas karena kita pernah sekolah di kelas satu SD. Bayangkan jika kita tidak pernah sekolah di kelas 1 SD,wah......

Jika kita mau mendirikan sholat kita bisa memilah dan memilih dengan baik tentang jalan yang terbaik, dan tentunya dengan dasar dan alasan yang kuat tentang pilihan kita.

Anakku,walaupun sholat adalah hal yang sepertinya kecil dan gampang,tapi jangan pernah kau tinggalkan seumur hidupmu.
Ini benar-benar mengingatkan saya yang masih muda,dan kadang mudah goyah dengan berbagai terpaan hidup di negri yang begitu banyak godaan ini. saya ucapkan terima kasih banyak untuk bapakku tercinta.

salam: chaerul amin